Sebenarnya untuk menjadi seorang ibubapa/suami-isteri/insan/asatizah/guru/pendakwah/sahabat dll yang baik, seseorang itu perlu meneliti keperibadian/Sirah Baginda Rasulullah atau Sunnahnya dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang-orang bukan Islam, raja, kanak-kanak, orang tua, isteri, orang jahil, teman-temannya dan juga musuh.

Baginda seorang yang sangat penyabar, memahami peribadi/psiki orang yang bertanya, bersikap empati, bijak memilih tuturkata dan pandai menggunakan sentuhan dan ekspresi dalam menambat hati insan terutamanya ketika melakukan amar ma’ruf.

Jelas adab dan etika sangat penting dalam berdakwah dan membantu mengembalikan seseorang kepada kebenaran.

Bila berdakwah dan menegur pula perlu berhikmah, berhemah dan rahmah.
Barulah seruan kita mudah diterima.
Jika sebaliknya, teguran disampaikan dengan rasa marah, benci dan sindiran.
Sasaran kita akan berpaling dan semakin menjauhi kita, walaupun apa yang kita sampaikan adalah yang hak dan benar.

About abahyasir

A religious worker, blogger, Ex-Kadi, counsellor, columnist, book writer and finally a true Kopite!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s